Mitos & Fakta Tentang Diet

July 2, 2009 at 11:35 pm Leave a comment

https://i2.wp.com/www.kompas.com/data/photo/2008/04/29/120712p.jpg

Mitos :
Karbohidrat menggemukkan.
Fakta :
Seperti makanan lain, karbohidrat memang akan menambah berat badan bila dikonsumsi berlebihan. Begitu juga bila kalori yang masuk ke tubuh melebihi jumlah yang dibutuhkan.

Mitos :
Untuk menurunkan berat badan, jauhi semua jenis lemak.
Fakta :
Anda tidak perlu ’memerangi’ semua jenis lemak untuk mengurangi berat badan. Mengkonsumsi lemak yang tepat dan dalam jumlah tepat malah dapat membantu usaha Anda untuk langsing.

Mitos :
Untuk menurunkan berat badan, anda harus melakukan latihan aerobik.
Fakta :
Wanita yang menjalani diet dan membatasi pemasukan kalori memang dapat menurunkan berat badan tanpa Iharus melakukan olah raga. Namun, ada baiknya Anda tidak meninggalkan latihan kardiovaskular.

Mitos :
Seminggu sebelum menstruasi, kalori yang terbakar lebih sedikit. Karena itu, bahaya bila anda makan terlalu banyak.
Fakta :
Pada masa ovulasi, metabolisme wanita meningkat. Penelitian menunjukkan bahwa hal tersebut menyebabkan wanita mengkonsumsi 150-300 kalori lebih banyak selama beberapa hari sebelum menstruasi.


Enerji ekstra yang diperlukan untuk ovulasi ini membuat tubuh mengkompensasinya dengan “mencari” lebih banyak kalori. Akibatnya, Anda merasa membutuhkan lebih banyak makanan selingan. Untuk menghindari bertambahnya berat badan, Anda lebih dianjurkan mengkonsumsi makanan berbumbu (spicy), untuk mengimbangi keinginan mengudap makanan manis.

Mitos :
Diet tinggi protein mempercepat penurunan berat badan.
Fakta :
Saat menjalani diet tinggi protein yang membatasi pemasukan karbohidrat, bobot tubuh akan turun lebih cepat karena banyaknya kadar air yang dibuang. Ada dua penyebabnya. Pertama, saat pasokan karbohidrat berkurang, tubuh akan menyimpan karbohidrat (disebut glikogen) sebagai cadangan energi.


Proses ini membutuhkan tambahan air dari jaringan tubuh untuk membuang sisa protein. Air yang terpakai inilah yang sepertinya menunjukkan bobot berkurang. Penurunan ini bersifat sementara.

Kebutuhan protein yang dianjurkan adalah 0,8 gr/kg berat badan. Bisa diperoleh dari
1 potong sedang daging sapi,
1 potong sedang daging ayam,
1 potong sedang ikan segar,
2 1/2 sendok makan kacang hijau.
2 sendok makan kacang tanah,
1 buah besar tahu, atau
2 potong sedang tempe.


Mitos:
Diet memperlambat metabolisme.
Fakta :
Mengurangi pemasukan kalori untuk sementara memang akan memperlambat metabolisme, tetapi tidak secara signifikan. Tingkat metabolisme yang melambat merupakan upaya juntuk mempertahankan fungsi tubuh, dari membangun sel-sel baru sampai mencema makanan.

Mitos :
Makanan tinggi serat akan memacu metabolisme. Dengan demikian, membantu pembakaran kalori.
Fakta :
Konsumsi segala makanan akan meningkatkan metabolisme, karena pencernaan membutuhkan enerji untuk proses mengolah makanan. Tetapi, karena serat masuk ke tubuh tanpa dicerna, kalori yang digunakan untuk proses tersebut lebih sedikit daripada saat Anda mengkonsumsi makanan lain.
Mitos :
Mengkonsumsi kombinasi beberapa makanan dapat membantu penurunan berat badan.
Fakta :
Tubuh memiliki sistem pencernaan yang sangat efisien. Apapun kombinasi makanan yang Anda konsumsi, sistem tersebut akan memisahkannya dan mencemanya secara bersamaan. Kalau Anda tidak menyertakan makanan yang mengandung zat gizi penting, seperti produk susu yang mengandung kalsium, diet yang Anda lakukan justru akan membahayakan kesehatan Anda.

Source : http://www.jadilangsing.co

Entry filed under: Uncategorized. Tags: , .

10 Mitos versus Fakta Menyusui 45 Cara Promosi Produk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Categories

Recent Posts


%d bloggers like this: