pengnalan HTML

July 2, 2009 at 9:44 am 1 comment

TML adalah bahasa yang sangat tepat dipakai untuk menampilkan informasi pada halaman Web karena HTML menampilkan informasi dalam bentuk hypertext dan juga mendukung sekumpulan perintah yang dapat digunakan untuk mengatur tampilnya informasi tersebut.

Sesuai dengan namanya, bahasa ini menggunakan tanda (markup) untuk menandai perintah-perintahnya. Saat ini banyak sekali aplikasi yang dapat digunakan untuk membuat Web Page secara mudah, seperti Microsoft FrontPage, Adobe Golive dan lainnya. Namun demikian untuk seorang Web Developer harus memiliki kemampuan dasar menguasi perintah HTML

Untuk dapat menggunakan HTML, Anda membutuhkan beberapa hal, diantaranya adalah:

  1. Anda memerlukan teks editor untuk mengetikkan HTML Anda. Klik Start | Program kemudian Accessories lalu pilih Notepad

  2. Anda membutuhkan sebuah web browser untuk mempublikasikan HTML Anda. Anda dapat menggunakan Microsoft Internet Explorer.

  3. Anda membutuhkan tempat penyimpanan. Gunakan hard disk, floppy disk, atau web server. Anda tidak harus bekerja online dengan internet, Anda dapat menulis HTML kemudian menggunakan web browser secara offline di komputer.

    1. Struktur Dokumen HTML

Di bawah ini adalah struktur dari dokumen HTML , buka Notepad kemudian ketikkan teks di bawah ini:

<HTML>

<HEAD>

<TITLE>contoh1.htm</TITLE>

</HEAD>

<BODY>

Kepala atau kop dokumen

<p>

Isi dokumen

</BODY>

</HTML>

Setelah selesai klik menu “File” menu dan pilih “Save As” . Akan muncul kotak Save yang akan menyimpan dokumen Anda. Lalu ketikkan contoh1.htm . Pada kotak yang paling bawah Anda dapat melihat “Save file as Type” or “Save as Type”. Defaultnya adalah .txt, jadi Anda harus mengubahnya ke All Files(*.*). Lalu Anda dapat mengklik Save.

Buka Microsoft Internet Explorer dengan mengklik Start, Program lalu pilih Internet Explorer. Internet Explorer akan terbuka lalu Anda dapat memilih menu File, Open lalu cari lokasi file di disket Anda.

Struktur di atas diapit oleh tag <HTML> dan </HTML> yang menandai awal dan akhir dari sebuah dokumen yang digunakan untuk menyisipkan informasi mengenai dokumen, misalkan versi, revisi dan sebagainya. Sedangkan bagian yang diapit oleh tag <TITLE> dan </TITLE> menunjukkan judul dari halaman web Anda.

Bagian kedua yang diapit <BODY> dan </BODY> berisi dokumen atau informasi yang hendak disajikan.

    1. Headings

Heading digunakan untuk menampilkan nama bab atau bagian tertentu yang dianggap sebagai topik utama. Pada HTML terdapat enam level heading mulai dari tag <H1> sampai dengan <H6>. Anda juga dapat menggunakan tag untuk mengatur ukuran font, misalkan yang terbesar dengan <H1> atau membuatnya paling kecil dengan <H6> namun tag ini bukan digunakan untuk keperluan tersebut.

      1. Mengatur Posisi Heading

Posisi heading pada dokumen HTML dapat Anda tentukan sendiri. Artinya teks yang berfungsi sebagai heading dapat Anda tempatkan di kiri, kanan, atau di tengah dalam dokumen.Untuk mengatur posisi heading, Anda dapat menggunakan atribut ALIGN pada tag heading. Nilai dari atribut ALIGN dapat diisi dengan salah satu nilai, left untuk perataan sebelah kiri, right untuk perataan sebelah kanan, atau center untuk menuliskannya tepat di tengah.

Berikut ini adalah contoh penulisan atribut align pada tag heading:

<HTML>

<HEAD>

<TITLE>contoh2.htm</TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<H1 Align=”Left”> Heading rata kiri </H1><BR>

<H2 Align=”Right”> Heading rata kanan </H2><BR>

<H4 Align=”Center”> Heading rata tengah </H4>

</BODY>

</HTML>

3.4 Membuat Baris Baru

Line break <BR> adalah tag yang berfungsi untuk membuat baris baru pada dokumen HTML tag <BR> ini membuat baris baru tanpa memberi baris kosong.

3.5 Membuat Garis Horizontal

Horizontal Rule <HR> adalah tag tunggal yang berfungsi untuk membuat garis horizontal. Tag <HR> akan memberikan garis horizontal sepanjang baris kosong

3.6 Membuat Daftar/List

Untuk membuat daftar atau list, HTML menyediakan empat macam list, yaitu :

  • unordered list

  • ordered list

  • definisi

  • menu

3.6.1 Unordered List

Unordered list biasanya ditandai dengan pemakaian bullet untuk menandai sebuah item dari list. Bullet adalah karakter tertentu yang berupa karakter symbol, misalkan bullet dengan bentuk tanda panah, rumah, segitiga, dan sebagainya. Untuk membuat list dengan menggunakan sebuah bullet di gunakan tag <UL> (unordered list) sebagai tanda tag awal dan </UL> sebagai tanda tag penutup. Untuk item-item di dalam list harus diawali dengan tag <LI> dan tidak memerlukan tanda akhir tag.

Untuk lebih jelasnya Anda dapat mengetikkan contoh sebagai berikut:

<HTML>

<HEAD>

<TITLE> contoh3.htm</TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<UL>

<LI>MS-Word

<LI>MS-Excel

<LI>MS-Access

<LI>MS-PowerPoint

</UL>

</BODY>

Bentuk default tanda item dalam tag <UL> adalah bullet. Untuk mengubah Anda dapat menggunakan atribut TYPE dengan diikuti nilai kontanta. Konstanta ini mewakili karakter symbol yang akan digunakan.

Sedangkan item-item dari daftar tadi ditandai dengan memberikan tag <LI> perhatikan contoh berikut:

<HTML>

<HEAD>

<TITL E>contoh4.htm</TITLE>

</HEAD>

<BOD Y>

<UL>

<LI> MS-Word(TYPE=square)

<LI> MS-Excel(TYPE=disk)

<LI> MS-Access(TYPE=circle)

<LI> MS-PowerPoint

</UL>

</BODY>

</HTML>

3.6.2 Ordered List

Ordered list adalah daftar yang tiap bagiannya disertai dengan penomoran. Ordered list dimulai dengan tag <OL> dan diakhiri dengan tag </OL>. Perhatikan contoh berikut:

<HTML>

<HEAD>

<TITLE>contoh5.htm</TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<OL TYPE=I START=3>

<LI TYPE=1>MS-Word

<LI TYPE=A>MS-Excel

<LI>MS-Access

<LI TYPE=i>MS-PowerPoint

<LI>MS-PhotoDraw

</OL>

</BODY>

</HTML>

Ordered list mempunyai beberapa tipe penomoran yang dapat digunakan, yaitu:

  • 1 1,2,3….

  • A A,B,C,….

  • A a,b,c,….

  • I I,II,III,….

  • i i,ii,iii,….

Apabila Anda menuliskan atribut TYPE pada tag <OL> maka tipe tersebut akan dipakai sebagai default dari seluruh item. Namun Anda juga dapat memberikan tipe untuk masing-masing item, yaitu dengan memberikan atribut TYPE pada tag <LI>. Atribut START dipakai pada tag <OL> dan digunakan untuk menentukan nomor dari item pertama.

3.6.3 Definition List

Definition list adalah daftar yang mempunyai keterangan pada itemnya. Untuk memakai defenition list Anda dapat menggunakan pasangan tag <DL> dan </DL>. Tag ini bekerja dibantu oleh tag lainnya, yaitu tag <DT> yang menandakan item yang dijelaskan dan tag <DD> menyatakan defenisi dari item.

Perhatikan contoh berikut

<HTML>

<HEAD>

<TITLE>contoh6.htm</TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<DL>

<DT>MS-PowerPoint<DD>Merupakan program pengolah kata dari Microsoft.

<DT>MS-Excel<DD>Merupakan program Spreadsheet.

<DT>MS-Access<DD>Merupakan program Database.

</DL>

</BODY>

</HTML>

3.6.4 Daftar Menu

Untuk membuat daftar menu Anda dapat menggunakan pasangan tag <MENU> dan </MENU> seperti yang di tunjukkan pada contoh:

<HTML>

<HEAD>

<TITLE>contoh7.htm</TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<MENU>

<LI>MS-Word

<LI>MS-Excel

<LI>MS-Access

</MENU>

</BODY>

</HTML>

3.7 Membuat Paragraf

Anda dapat mulai meletakkan informasi Anda pada halaman web. Untuk keperluan ini HTML menyediakan tags <P>. Perintah ini mempunyai beberapa atribut. Tag <P> umumnya untuk menandai suatu paragraf baru. Anda juga dapat menggunakan tag <BR> untuk memulai baris baru, namun pemakaian tag <P> terutama digunakan untuk membuat group paragraf dengan formatting style tertentu.

Berikut ini adalah contoh paragraph pada HTML.

<HTML>

<HEAD>

<TITLE>contoh8.htm</TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<P ALIGN=”center”>

Keberhasilan Microsoft dalam memasarkan produknya dapat diacungkan jempol,

dibuktikan dengan banyak perusahaan yang menggunakan produknya.

<P ALIGN=”right”>

Salah satunya adalah Microsoft Word yang menjadi standar pengolah kata di

banyak perusahaan.

<P ALIGN=”left”>

Microsoft Word dilengkapi dengan banyak feature untuk memudahkan penggunanya.

</P>

</BODY>

</HTML>

Sama halnya dengan tag heading, tag paragraf <P> memiliki atribut untuk mengatur alignment atau pengatur posisi, yaitu left untuk meratakan paragrap di kiri, right untuk perataan sebelah kanan, dan center untuk meletakkan pada posisi tengah horizontal.

3.8 Mengatur Huruf

Untuk mengatur huruf pada HTML anda dapat menggunakan tag <FONT> dan tag penutup </FONT>. Tag ini mempunyai beberapa atribut untuk mengatur formatting style dari suatu teks.

3.8.1 Ukuran font

Size=n adalah atribut yang digunakan untuk mengatur besarnya ukuran font. Nilai n berkisar antara 0 (ukuran terkecil) sampai dengan yang terbesar 7. Contoh berikut akan menampilkan tulisan dalam berbagai ukuran seperti pada gambar berikut.

<HTML>

<HEAD>

<TITLE>contoh9.htm</TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<FONT SIZE=1> Font Size 1</FONT><BR>

<FONT SIZE=2> Font Size 2</FONT><BR>

<FONT SIZE=3> Font Size 3</FONT><BR>

<FONT SIZE=4> Font Size 4</FONT><BR>

<FONT SIZE=5> Font Size 5</FONT><BR>

<FONT SIZE=6> Font Size 6</FONT><BR>

<FONT SIZE=7> Font Size 7</FONT>

</BODY>

</HTML>

3.8.2 Jenis Font

Untuk mengatur jenis font Anda dapat menggunakan atribut face dengan sintaksis face=string. Nilai string berupa string yang menunjukkan nama font dan biasa lebih dari satu.

3.8.3 Warna Font

Untuk mengatur warna font Anda dapat menggunakan atribut color dengan sintaksis color= #RRGGBB. Nilai RRGGBB adalah kombinasi angka dalam bilangan hexa yang menunjukkan kapasitas warna merah (RR), hijau (GG), dan biru (BB).

Anda juga dapat menggantikan #RRGGBB dengan konstanta warna yang ada pada browser seperti ditunjukan oleh tabel 3.1 di bawah ini.

Black

White

Green

Maroon

Olive

Navy

Purple

Gray

Red

Yellow

Blue

Teal

Lime

Aqua

Fuchsia

Silver

Tabel 3.1 Konstanta warna pada HTML

3.9 Menghubungkan ke Halaman Web Lain

Untuk menghubungkan halaman web Anda dengan halaman lainnya, HTML menyediakan pasangan tag <A> dan </A> pemakaian tag ini yang diikuti dengan atribut HREF akan memungkinkan halaman web Anda terhubung ke halaman web lainnya seperti pada contoh berikut:

Ini adalah link ke <A HREF=http://www.yahoo.com> Your Searching Web </A>

Anda juga dapat melakukan link ke bagian lain dari halaman web caranya menandai suatu daerah dengan memberikan atribut NAME pada tag <A>, misalkan:

<A NAME=”Tanda1”>Bagian ini akan ditandai.</A>

Kemudian untuk membuat link ke bagian tersebut, berikan kode seperti berikut:

<A HREF=”#Tanda1”>Menuju ke bagian yang ditandai.</A>

3.10 Menampilkan Gambar

Gambar adalah elemen yang sangat penting dalam menampilkan informasi. HTML menyediakan tag <IMG> untuk menampilkan gambar pada halaman web Anda.

<IMG SRC=”gambar1.gif” ALT=”gambar1”>

Perintah HTML diatas akan menampilkan gambar gambar1.gif dan menampilkan teks “gambar 1” apabila browser mematikan fasilitas penampil grafik. Ekstensi grafik yang biasa di tampilkan oleh HTML adalah GIF, JPG, dan BMP.

Anda juga dapat menggabungkan grafik dengan tag <A> untuk membuat link dari gambar Anda.

<IMG SRC=”gambar1.gif” ALT=”gambar1” HREF=”www.yahoo.com”>

Atribut ALT dipakai untuk menampilkan teks pengganti gambar untuk browser yang tidak mendukung penggunaan gambar atau apabila client sengaja mematikan fasilitas tersebut.

Anda juga dapat menggunakan atribut align untuk mengatur posisi gambar terhadap teks yang bersebelahan. Perhatikan contoh berikut :

<HTML>

<HEAD>

<TITLE>contoh10.htm</TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<H1>Pelatihan Situs Web Bisnis</H1>

<BR>Pergi ke web site <IMG SRC=”sample.gif” ALIGN=”MIDDLE”> <A

HREF=”www.pelatihan.com”>Pelatihan Situs Web Bisnis</A>

</BODY>

</HTML>

Pada contoh HTML di atas, align untuk gambar adalah tengah. Anda dapat mencobanya untuk align dan align bottom untuk membandingkannya. Dengan menambahkan atribut HSPACE dan VSPACE, Anda dapat mengatur frame yang mengelilingi gambar.

<HTML>

<HEAD>

<TITLE>contoh11.htm</TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<H1>Pelatihan Situs Web Bisnis</H1>

<BR>Pergi ke web site <IMG SRC=”sample.gif” ALIGN=”MIDDLE” HSPACE=13

VSPACE=13> <A HREF=”www.pelatihan.com”>Pelatihan Situs Web Bisnis</A>

</BODY>

</HTML>

Bila dirasa gambar Anda terlalu kecil atau terlalu besar, Anda dapat menentukan sendiri lebar dan panjang gambar mengatur property WIDTH dan HEIGHT pada tag <IMG>.

<HTML>

<HEAD>

<TITLE>contoh12.htm</TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<H1>Pelatihan Situs Web Bisnis</H1>

<BR>Pergi ke web site <IMG SRC=”sample.gif” ALIGN=”MIDDLE” WIDTG=50

HEIGHT=50> <A HREF=”www.Pelatihan.com”>Pelatihan Situs Web Bisnis</A>

</BODY>

</HTML>

3.11 Tabel

Tabel adalah sarana untuk menempatkan informasi agar mudah dibaca dan dipahami. Untuk memahami pembuatan tabel pada HTML, Anda dapat melihat skrip dibawah ini.

<HEAD>

<TITLE>contoh12.htm</TITLE>

</HEAD>

</TR>

<TR>

<TD>Sel 2,1</TD>

<TD>Sel 2,1</TD>

</TR>

</TABLE>

</BODY>

</HTML>

Tag <TABLE> memiliki banyak atribut diantaranya adalah BORDER. BORDER digunakan untuk mengatur ketebalan garis pembatas antar sel-sel dalam tabel. Atribut lainnya yang penting adalah :

width

Atribut width menyatakan lebar tabel. Apabila dinyatakan dalam persen (%), maka lebar ditentukan dalam persentase terhadap lebar layar browser.

Cellspacing

Atribut cellspacing menyatakan jarak antara sel satu dan lainnya.

Cellpading

Atribut cellpading menyatakan jarak antara isi sel dengan batas dari sel tersebut. Untuk membuat baris pada tabel, HTML menyediakan pasangan tag <TR> untuk awal baris dan </TR> untuk mengakhirinya. Tag <TR> memiliki atribut ALIGN untuk mengatur alignment horizontal dan VALIGN untuk mengatur alignment vertical. Setelah Anda membuat kolom pada baris yang bersangkutan dengan menggunakan garis pasangan tag <TD> dan </TD>. Dalam membuat suatu tabel, Anda juga dapat mengatur lebar untuk tabel dan juga masing-masing kolomnya dengan menggunakan atribut WIDTH.

</HTML>

<HEAD>

<TITLE>contoh13.htm</TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<TABLE BORDER=1 WIDTH=”80%”>

<TR>

<TD WIDTH=”70%”>Sel 1,1</TD>

<TD WIDTH=”30%”>Sel 1,2</TD>

</TR>

<TR>

<TD>Sel 2,1</TD>

<TD>Sel 2,1</TD>

</TR>

</TABLE>

</BODY>

</HTML>

3.11.1 Cellspacing dan Cellpading

Atribut cellspacing digunakan untuk mengatur jarak atau spasi antar sel dengan sel lainnya dan antar sel dengan batas tabel. Sedangkan atribut cellpading digunakan untuk mengatur spasi antara batas sel dengan teks di dalam sel. Contoh penggunaan atribut cellspacing dan cellpading diperlihatkan pada gambar dan skrip berikut ini.

<HTML>

<HEAD>

<TITLE>contoh14.htm</TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<TABLE BORDER=1 WIDTH=”80%” CELLSPACING=10

CELLPADDING=20>

<TR>

<TD WIDTH=”85%”>Penggunaan Internet menjadi

utama dalam kegiatan perusahaan</TD>

<TD WIDTH=”15%”>-</TD>

</TR>

<TR>

<TD>Perusahaan banyak memanfaatkan e-mail

sebagai komunikasi mereka.</TD>

<TD>-</TD>

</TR>

</TABLE>

</BODY>

</HTML>

3.11.2 Rowspan dan Colspan

Atribut rowspan digunakan untuk menggabungkan beberapa buah baris menjadi satu. Sedangkan atribut colspan digunakan untuk menggabungkan beberapa kolom menjadi satu. Atribut-atribut ini di pakai berdasarkan tag <TD>. Perhatikan contoh tersebut:

<HTML>

<HEAD>

<TITLE>contoh15.htm</TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<TABLE BORDER=1>

<TR>

<TD COLSPAN=2>Sel 1,1</TD>

<TD>Sel 1,2</TD>

<TD>Sel 1,3</TD>

</TR>

<TR>

<TD ROWSPAN=3>Sel 2,1</TD>

<TD>Sel 2,1</TD>

<TD>Sel 2,2</TD>

<TD>Sel 2,3</TD>

</TR>

<TR>

<TD>Sel 3,1</TD>

<TD>Sel 3,2</TD>

<TD>Sel 3,3</TD>

</TR>

</TABLE>

</BODY>

</HTML>

3.12 Form

Form digunakan untuk membuat formulir di halaman web. Seperti namanya, form digunakan untuk mengambil input dari user dan akan diolah lebih lanjut. Form pada halaman web didefinisikan dengan pasangan tag <FORM> dan </FROM>. Tag <FORM> memiliki dua atribut yang penting, yaitu atribut METHOD untuk menentukan bagaimana form diberlakukan, dan atribut ACTION yang sering diisikan URL tepat pemrosesan form selanjutnya. Struktur dasar form adalah :

<FORM [METHOD=”[POST|GET]”ACTION=”URL”]>

</FORM>

3.12.1 Input Box

Input box adalah inputan pada form yang memungkinkan user memasukkan string dalam satu baris. Untuk membuat input box, HTML menyediakn tag <INPUT> dan memanfaatkan atribut TYPE=”Text”. Atribut pada tag <INPUT> lainnya adalah NAME untuk menyatakan nama dari input tersebut, VALUE untuk menyatakan nilai dari suatu input, dan SIZE untuk menyatakan panjang sebuah input. Bila Anda ingin agar apa yang diketik oleh user disembunyikan dengan hanya menampilkan karakter *, maka Anda dapat menggantikan hasil atribut TYPE menjadi “Password”.

<HTML>

<HEAD>

<TITLE>contoh16.htm</TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<FORM>

<TABLE>

<TR>

<TD>Nama :</TD>

<TD><INPUT TYPE=”Text” NAME=”varNama” VALUE=”Andy Kurniawan”

SIZE=”15″></TD>

</TR>

<TR>

<TD>Alamat :</TD>

<TD><INPUT TYPE=”Text” NAME=”varAlamat” SIZE=”30″></TD>

</TR>

<TR>

<TD>Password :</TD>

<TD><INPUT TYPE=”Password” NAME=”varKota” SIZE=”10″></TD>

</FORM>

</BODY>

3.12.2 Radio Button

Bila atribut TYPE pada tag <INPUT> Anda ganti dengan “Radio” maka Anda sudah mendefenisikan sebuah radio button. Coba tambahkan baris berikut ini pada contoh16.htm.

Jenis Kelamin:

<INPUT CHECKED TYPE=”Radio” NAME=”Kelamin” VALUE=”Pria”>Pria

<INPUT TYPE=”Radio” NAME=”Kelamin” VALUE=”Wanita”>Wanita

Perhatikan contoh HTML di atas. Anda akan menemukan bahwa pada input type radio button terdapat atribut CHECKED. Atribut ini menandakan bahwa radio button tersebut diaktifkan. Pada radio button Anda hanya bisa mengaktifkan satu pada satu saat.

3.12.3 Checked Box

Berbeda dengan radio button yang hanya memungkinkan user memilih satu pilihan, pada input type checked box Anda dapat memilih satu atau beberapa pilihan, atau tidak memilih sama sekali. Pilihan ini biasanya dipakai untuk memasukkan data yang sifatnya opsional. Anda dapat menggunakan “Checkbox” pada atribut <INPUT>.

3.12.4 Button

Anda dapat membuat dua macam tombol pada form HTML. Yang pertama dengan memberikan “Submit” pada atribut TYPE atau dengan menggunakan atribut ”reset”.Submit digunakan untuk melakukan action pada tag <FORM>. Sedangkan reset digunakan untuk menghapus nilai pada seluruh isi form. Sekarang tambahkan HTML ini pada contoh16.htm.

<Input Type=”Submit” Value=”Send

Info”>

<Input Type=”Reset” Value=”Clear

form”>

Kemudian agar HTML dapat melanjutkan ke proses berikutnya pada tombol bertipe submit ditekan, ganti tag <FORM> dengan:

<FORM METHOD=”POST” ACTION=”Contoh23.html”>

Kode HTML untuk contoh form secara lengkap adalah sebagai berikut:

<HTML>

<HEAD>

<TITLE>contoh17.htm</TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<FORM METHOD=”POST” ACTION=”contoh18.htm”>

<TABLE>

<TR>

<TD>Nama :</TD>

<TD><INPUT TYPE=”Text” NAME=”varNama”

VALUE=”Andy Kurniawan” SIZE=”15″></TD>

</TR>

<TR>

<TD>Alamat :</TD>

<TD><INPUT TYPE=”Text” NAME=”varAlamat”

SIZE=”30″></TD>

</TR>

<TR>

<TD>Password :</TD>

<TD><INPUT TYPE=”Password”

NAME=”varPassword” SIZE=”10″></TD>

</TR>

</TABLE>

Jenis kelamin:

<INPUT CHECKED TYPE=”Radio” NAME=”Kelamin” VALUE=”Pria”>Pria

<INPUT TYPE=”Radio” NAME=”Kelamin” VALUE=”Wanita”>Wanita

<BR><BR>

Hobi:<BR>

<INPUT TYPE=”Checkbox” NAME=”Kelamin” VALUE=”Soccer”>Sepakbola

<INPUT CHECKED TYPE=”Checkbox” NAME=”Hobi” VALUE=”Badminton”>Bulutangkis

<INPUT TYPE=”Checkbox” NAME=”Hobi” VALUE=”Computer”>Komputer

<BR>

<INPUT TYPE=”Checkbox” NAME=”Hobi” VALUE=”Game”>Permainan video

<INPUT CHECKED TYPE=”Checkbox” NAME=”Hobi” VALUE=”Internet”>Internet

<INPUT TYPE=”Submit” VALUE=”Send info”>

<INPUT TYPE=”Reset” VALUE=”Clear form”>

</FORM>

</BODY>

</HTML>

Entry filed under: Uncategorized. Tags: , , .

penelitian Gas untuk heat treatment pada Cast Iron dan Steel Foundries

1 Comment Add your own

  • 1. Jingga Suci  |  July 27, 2011 at 2:10 am

    Untuk mengatur jarak Head dan body bisa minta tolong gak tutorialnya

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Categories

Recent Posts


%d bloggers like this: