pepaya califonia

June 11, 2011 at 7:05 am Leave a comment

 

Pepaya kok kecil? Enak nggak sih? Bila diusahakan, apa menguntungkan?

Itulah komentar konsumen terhadap pepaya California empat sampai lima tahun lalu. Penyebabnya, saat itu belum banyak masyarakat yang mengenal varian pepaya mungil ini.  Tak heran, meskipun petani di wilayah Bogor sudah banyak yang menanam tapi gagal di pasaran. Kini, lain lagi ceritanya. Harga pepaya California jauh melampaui pepaya lokal. Di tingkat petani, pepaya tersebut laku dijual Rp2.200/kg. Sedangkan pepaya lokal hanya Rp600—Rp800/kg.

 

Lebih Genjah

            Suhandi adalah salah satu petani yang tertarik menanam pepaya California, karena menurut dia nilai ekonomisnya tinggi. Selain itu, produktivitasnya juga tinggi. Sebatang tanaman pepaya California dapat berproduksi selama tiga tahun sebanyak 15–60 buah/tahun. “Satu hektar bisa ditanami 1.500–2.000 batang dengan produktivitas rata-rata 70%,” ujar Suhandi.

            Selain itu, petani asal Kampung Tarikolot, Desa Cimande, Kec. Caringin, Kab. Bogor, Jawa Barat, ini berpendapat pepaya California lebih cepat berbuah, tujuh bulan setelah tanam bisa dipanen. Sementara pepaya lokal  baru bisa panen pada umur 9–11 bulan. Kelebihan lainnya, tinggi tanaman pepaya California rata-rata hanya 2 m, sementara pepaya lokal 4–5 m.

            Idealnya, pepaya California ditanam pada ketinggian 200–500 m di atas permukaan laut. Di Tarikolot, dengan ketinggian tempat 500 m dpl, Suhandi menerapkan jarak tanam 2,5 m x 2,5 m, atau 1.500 batang/ha. Kalau di dataran rendah, pepaya ini bisa ditanam lebih rapat.

 

Sama-sama Untung

            Penanaman dilakukan awal musim hujan, sekitar September—Desember. Sehingga diharapkan bisa berbuah pada musim kering, supaya buahnya lebih manis.

            Meskipun menjanjikan keuntungan lebih, budidaya pepaya California bukan tanpa kendala. Sebab, pepaya ini lebih rentan terhadap hama dan penyakit, terutama bercak daun dan jamur. “Pengendaliannya harus terpadu disertai pemberian kompos yang lebih banyak agar pertumbuhan tanaman lebih bagus,” ujar Suhandi.

            Pepaya dijual dengan sistem borongan seharga Rp2.200/kg. Di eceran, laku Rp3.000/kg. Sementara di pasar swalayan Rp5.000–Rp7.000/kg.

 

Enny Purbani T./Marwan Azis (Makassar).

24 July 2007
Yang Kecil, Yang Naik Daun

 Masalah utama pepaya Indonesia adalah ukurannya terlalu besar dan warnanya kurang menarik. Ada kesan bau burung muncul saat kita memakannya dan sulit penyajiannya.

Buah pepaya bukanlah buah asli Indonesia tetapi berasal dari Amerika Tengah dan daerah Karibia. Namun di Indonesia pepaya menjadi buah yang tersedia sepanjang tahun. Ini menjadikan budidaya pepaya tidak mengenal musim seperti komoditas buah pada umumnya.

Bersesakan dengan varietas yang ada seperti Paris, Jinggo, Dampit, dan Bangkok, muncul beberapa varietas unggulan hasil introduksi, seperti California dan Hawaii. Kedua varietas ini mempunyai ukuran buah relatif kecil bila dibandingkan yang lain.

 

California Saingi Hawaii

Pepaya California berukuran sedang, bobotnya antara 800 gram hingga 1,2 kg. Bentuk buahnya seperti peluru. Ciri lainnya, daun mempunyai jambul. Rasa pepaya ini manis dan rasa manisnya seperti tertinggal di mulut saat dimakan. Selain itu daging buahnya kenyal dan tebal. Pada saat proses panen, buah yang baru petik bisa langsung dicuci dengan air, sedangkan pepaya jenis lain tidak akan bisa tahan lama jika dicuci. Dengan sistem budidaya intensif, satu tanaman minimal bisa menghasilkan buah sebanyak 25 kg.

Tanaman pepaya California lebih pendek daripada pohon pepaya kebanyakan. Paling tinggi hanya dua meter. Panen sudah dapat dilakukan saat usia pohon 9 bulan dan dalam satu tahun dapat dipanen empat kali.

Varietas unggulan lainnya adalah pepaya Hawaii. Pepaya ini terbilang Solo Type, artinya dapat habis dimakan untuk satu orang. Ukurannya mini dengan bobot hanya setengah kilo, bentuk buahnya bulat. Kulit buah yang telah matang berwarna kuning cerah. Daging buahnya agak tebal, berwarna kuning.

 

Pepaya Lokal

Pusat Kajian Buah Tropika IPB pun mengeluarkan beberapa varietas unggulan yang mencoba memadukan antara standar internasional dengan selera Indonesia. Antara lain, IPB 1 atau yang lebih dikenal dengan nama Arum. Warna kulitnya hijau terang dengan daging buah jingga kemerahan. Bobot buah 0,63 kg dan tekstur buah agak licin. Bentuk buahnya lonjong dengan panjang buah 14cm dan diameter 10cm.

Varietas lain yang sudah mulai dikomersialkan adalah IPB 3 dengan bobot buah 400-500 gram. Warna kulit buah hijau dan masuk kategori Solo Type. Warna daging buah jingga kemerahan dengan tekstur kulit buah intermediate.

Untuk kategori berukuran sedang, Pusat Kajian Buah Tropika mengeluarkan IPB 9. Varietas ini bentuk buahnnya seperti pepaya California dengan bobot 800 gram hingga 1,2 kg. Semua varietas penemuan lembaga ini persentase bunga berkelamin ganda (hermaprodit) dapat  mencapai 60%. 

Satu hal positif yang membanggakan kita adalah sampai saat ini di Indonesia belum ditemukan virus Papaya Ringspot Virus (PRSV) yang dapat menurunkan produksi pepaya sampai 80%. Virus tersebut sudah banyak menyerang pepaya di beberapa negara seperti Thailand, Malaysia, dan Filipina

Selamet Riyanto

Sumber: 1. http://www.agrina-online.com/show_article.php?rid=10&aid=1110

2. http://www.agrina-online.com/show_article.php?rid=7&aid=879

Budidaya Pepaya California

BUDIDAYA TANAMAN PEPAYA CALIFORNIA

( Jarak tanam 2.50 m x 2.50 m ; Jumlah tanaman / Ha 1521 pohon )

1.Pengolahan lahan

·Upah borong pembuatan lobang tanam 1521 lobang @ Rp 1000,-                Rp   1.521.000,-

·Upah borong pengurugan lobang tanam 1521 lobang @ Rp 500,-                 Rp      760.500,-

·Upah borong pembuatan bedengan atau parit /Ha                                       Rp   1.200.000,-

2.Persiapan tanam

·Pembelian bibit 1521 Polybag @ Rp 2000                                                   Rp   3.042.000,-

·Pembelian pupuk kandang 1521 karung @ Rp 5000,-                                  Rp   7.605.000,-

·Upah borong penaburan pupuk kandang 1521 karung @ Rp 500                  Rp      760.500,-

·Pembelian pupuk dasar NPK 400 Kg @ Rp 2000                                          Rp      800.000,-

·Upah tanam 40 H.K.W x Rp 8000                                                               Rp      160.000,-

Jumlah biaya awal                                            Rp  16.169.000,-

3. Perawatan tanaman ( 3 bulan setelah tanam )

·Upah penyiangan 40 H.K.W x Rp 8000                                                        Rp       320.000,-

·Pembelian pupuk NPK ( 0,5 Kg /pohon ) 750 Kg  @ 2000                              Rp    1.500.000,-

·Upah menabur pupuk NPK 40 H.K.W @ 8000                                               Rp       320.000,-

 Jumlah biaya Untuk bulan ke                           Rp    2.140.000,-

4. Perawatan tanaman ( 6 bulan setelah tanam )

·Upah penyiangan 40 H.K.W x Rp 8000                                                        Rp       320.000,-

·Pembelian pupuk NPK ( 0,5 Kg /pohon ) 750 Kg  @ 2000                              Rp    1.500.000,-

·Upah menabur pupuk NPK 40 H.K.W @ 8000                                               Rp       320.000,-

 Jumlah biaya Untuk bulan ke – 6                       Rp    2.140.000,-

5. Perawatan tanaman ( 9 bulan setelah tanam )

·Upah penyiangan 40 H.K.W x Rp 8000                                                          Rp       320.000,-

·Pembelian pupuk NPK ( 0,5 Kg /pohon ) 750 Kg  @ 2000                                Rp    1.500.000,-

·Upah menabur pupuk NPK 40 H.K.W @ 8000                                                 Rp       320.000,-

 Jumlah biaya Untuk bulan ke – 9                         Rp    2.140.000,-

 Total biaya sampai panen ( I )              Rp  21.828.500,-

 

6. Biaya perawatan tahun ke II

·Pembelian pupuk kandang 1521 karung @ Rp 5000                                       Rp    7.605.000,-

·Upah borong menabur pupuk kandang 1521 karung @ 500                            Rp       760.500,-

·Perawatan rutin ( lihat no 3 ) 4 Aplikasi x Rp 2.140.000                                 Rp    8.560.000,-

Jumlah biaya tahun ke II                                    Rp  16.925.500,-

 

7. Biaya perawatan tahun ke I

.Pembelian pupuk kandang 1521 karung @ Rp 5000                                      Rp    7.605.000,-

·Upah borong menabur pupuk kandang 1521 karung @ 500                           Rp       760.500,-

·Perawatan rutin ( lihat no 3 ) 4 Aplikasi x Rp 2.140.000                                Rp    8.560.000,-

Jumlah biaya tahun ke III                                  Rp  16.925.500,-

 

8. Biaya penangulangan hama dan penyakit selama 36 bulan                           Rp  18.936.000,-

                                             Total biaya s/d tahun ke III                                Rp 74.615.500,-

Produksi pepaya

Tahun    I ( buah pertama )

o         1 pohon = 30 Kg x 1521 pohon = 45.630 Kg x Rp 2.500          Rp 114.075.000,-

Tahun II  ( buah kedua )

o         1 pohon = 20 Kg x 1521 pohon = 30.420 Kg x Rp 2.500          Rp   76.050.000,-

Tahun III ( buah ketiga )

o         1 pohon = 15 Kg x 1521 pohon = 22.815 Kg x Rp 2.500          Rp   57.037.500,-

JUMLAH                                                              Rp 247.162.500,-

 

Hasil panen                                           Rp  247.162.500,-

Modal                                                    Rp    74.615.500,-

Keuntungan                                          Rp  172.547.000,-

 Keterangan :

·Harga pupuk kandang / karung ( 60 Kg )                                  Rp      5.000,-

·Harga pupuk NPK ( ponska ) / Kg                                             Rp      2.000,-

·Harga Dithane ( Fungisida )  / Kg                                             Rp    75.000,-

·Harga Supracide ( Insectisida ) / Kg                                         Rp  220.000,-

·Harga Gandasil ( Pupuk daun ) / 500 Gram                               Rp    28.000,-

·H.K.W ( Hari Kerja Wanita ) Kerja setengah hari                       Rp      8.000,-

·H.K.P   ( Hari Kerja Pria ) Kerja setengah hari                           Rp    25.000,-

·Untuk penanggulangan hama dan penyakit minimum 30 hari sekali ( setiap bulan )

·Perbulan dibutuhkan obat-obatan sbb;

o2 Kg Dithane @/ Kg Rp 75.000,-                                     Rp     150.000,-

o1 Kg Supracide                                                             Rp     220.000,-

o2 Bungkus Gandasil @ /500 Gram Rp 28.000                   Rp       56.000,-

oUpah penyemprotan 4 H.K.P @ Rp 25.000                       Rp     100.000,-

JUMLAH                             Rp     526.000,-

·Jumlah biaya yang dibutuhkan selama 3 tahun untuk penanggulangan hama dan penyakit

36 Bulan x Rp 526.000,-        Rp    18.936.000,-

·Alat investasi yang dibutuhkan

o2 Buah HandSprayer Solo @ Rp 240.000                           Rp     480.000,-

o1 Buah garpu @ Rp 50.000                                              Rp       50.000,-

o1 Buah cangkul @ Rp 40.000                                           Rp       40.000,-

20 Buah kored ( alat untuk Menyiang ) @ Rp 10.000            Rp     200.000,-

JUMLAH                                 Rp     770.000,-

Harga pepaya

 asumsi harga terendah

§          Disortir                    Rp 2.800,-/ Kg

§          Tanpa sortir             Rp 2.500,-/ Kg

§          Buah afkir                Rp 1.500,-/ Kg

Buah Afkir :  –  Buah cacat / bengkok / bulat

–  Berat buah dibawah 0,6 Kg / Buah

Entry filed under: pertanian. Tags: , .

Punya Pacar Obesitas Penyebab Kelima Kematian di Dunia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Categories

Recent Posts


%d bloggers like this: